Fisika

0

 

TITIK BERAT BENDA

  1. A.  Tujuan

Melakukan percobaan untuk menentukan letak titik berat suatu benda.

  1. B.  Dasar Teori

Suatu benda tegar dapat mengalami gerak translasi (gerak lurus) dan gerak rotasi. Benda tegar akan melakukan gerak translasi apabila gaya yang diberikan pada benda tepat mengenai suatu titik yang yang disebut titik berat. Benda akan seimbang jika pas diletakkan di titik beratnya.

Titik berat merupakan titik dimana benda akan berada dalam keseimbangan rotasi (tidak mengalami rotasi). Pada saat benda tegar mengalami gerak translasi dan rotasi sekaligus, maka pada saat itu titik berat akan bertindak sebagai sumbu rotasi dan lintasan gerak dari titik berat ini menggambarkan lintasan gerak translasinya.

Untuk benda yang berbentuk garis (satu dimensi), letak titik beratnya berada di tengah-tengah garis. Misalkan sebuah kawat dengan panjang 6 m, maka titik beratnya berada pada jarak 3 m dari ujungnya.

Letak atau posisi titik berat yaitu terletak pada perpotongan diagonal ruang untuk benda homogen berbentuk teratur, dan terletak pada perpotongan garis kedua garis vertikal untuk benda sembarang.

Adapun rumus untuk menghitung titik berat:

Y = ∑Ai . yi    =  A1.y1 + A2.y2 + A3.y3 + …..+ An.yn

           ∑Ai                  A1 + A2 + A3 + …..+ An

X = ∑Ai . xi    =  A1.x1 + A2.x2 + A3.x3 + …..+ An.xn

           ∑Ai                  A1 + A2 + A3 + …..+ An

-baca selanjutnya!!->

Fisika

0

MENGUKUR PERCEPATAN GRAVITASI BUMI

 

  1. a.      Dasar Teori

Besarnya percepatan gravitasi di suatu tempat berbeda dengan tempat lain. Hal ini disebabkan adanya perbedaan kerapatan massa dan jarak suatu tempat dari pusat bumi. Pendulum merupakan peralatan sederhana yang dapat digunakan untuk mengukur besar percepatan gravitasi di suatu tempat. Pendulum terdiri atas sebuah benda bermassa yang diikat dengan tali. Ketika diayunkan dengan sudut kecil (<150), pendulum akan berayun secara periodik. Dengan mengukur panjang tali yang digunakan (l) dan periode ayunan (T), percepatan gravitasi (g) di suatu tempat dapat ditentukan dengan persamaan :

  1. b.      Tujuan Percobaan

Setelah melakukan eksperimen ini,

  1. Mengetahui hubungan panjang tali dengan periode ayunan.
  2. Mencari besar percepatan gravitasi di suatu tempat.
  3. c.       Alat dan Bahan
    1. Beban                                      5. Dasar statif
    2. Benang secukupnya                6. Tiang penyangga
    3. Stopwatch                               7. penjepit
    4. Busur derajat                          8. Mistar
    5. d.      Cara kerja
      1. Rangkailah alat separti yang ada pada buku petunjuk.
      2. Ukurlah panjang benang dari statip sampai titik tengan beban
      3. Tariklah beban ke samping sehingga menyimpang maksimal 150 dari kedudukan semula.
      4. Lepaskan batu dan biarkan berayun. Setelah itu, hitunglah waktu yang diperlukan pendulum setiap melakukan 10 kali ayunan ( 1 kali ayunan dihitung dari satu kedudukan ke kedudukan semula) ulangi sampai mendapatkan 3 data.
  1. Ulangi langkah 1-4 menggunakan panjang tali yang berbeda sampai mendapatkandata untuk 5 panjang tali yang berbeda.

Kemudian masukkan data hasil eksperimen pada tabel berikut:

No Panjang Tali (l) Waktu (t) Periode (T) Gravitasi
1 10 cm 1.)   8 s

2.)   8 s

3.)   8 s

1.)  0,8s

2.)  0,8 s

3.)  0,8 s

1.)  6,162 m/s2

2.)  6,162 m/s2

3.)  6,162 m/s2

2 20 cm 1.)   9,9 s

2.)   9,9 s

3.)   10 s

1.)  0,99 s

2.)  0,99 s

3.)  1 s

1.)  8,049 m/s2

2.)  8,049 m/s2

3.)  7,89 m/s2

3 30 cm 1.)  11,8

2.)  11,8

3.)  11,8

1.)  1,18

2.)  1,18

3.)  1,18

1.)  8,512 m/s2

2.)  8,512 m/s2

3.)  8,512 m/s2

4. 40 cm 1.)   13,5

2.)   13,5

3.)   13,5

1.)  1,35

2.)  1,35

3.)  1,35

1.)  8,668 m/s2

2.) 8,668 m/s2

3.) 8,668 m/s2

-baca lagi!->

Kimia

0

TUJUAN PERCOBAAN :

Menentukan konsentrasi suatu larutan menggunakan larutan yang telah diketahui konsentrasinya melalui titrasi

 

DASAR TEORI :

Titrasi merupakan suatu metoda untuk menentukan kadar suatu zat dengan menggunakan zat lain yang sudah dikethaui konsentrasinya. Titrasi biasanya dibedakan berdasarkan jenis reaksi yang terlibat di dalam proses titrasi, sebagai contoh bila melibatan reaksi asam basa maka disebut sebagai titrasi asam basa, titrasi redox untuk titrasi yang melibatkan reaksi reduksi oksidasi, titrasi kompleksometri untuk titrasi yang melibatkan pembentukan reaksi kompleks dan lain sebagainya.

Zat yang akan ditentukan kadarnya disebut sebagai “titrant” dan biasanya diletakan di dalam Erlenmeyer, sedangkan zat yang telah diketahui konsentrasinya disebut sebagai “titer” dan biasanya diletakkan di dalam “buret”. Baik titer maupun titrant biasanya berupa larutan

Titrasi asam basa disebut juga titrasi adisi alkalimetri. Kadar atau konsentrasi asam basa larutan dapat ditentukan dengan metode volumetri dengan teknik titrasi asam basa.
Volumetri adalah teknik analisis kimia kuantitatif untuk menetapkan kadar sampel dengan pengukuran volume larutan yang terlibat reaksi berdasarkan kesetaraan kimia. Kesetaraan kimia ditetapkan melalui titik akhir titrasi yang diketahui dari perubahan warna indicator dan kadar sampel untuk ditetapkan melalui perhitungan berdasarkan persamaan reaksi.
Titik ekuivalen adalah titik ketika asam dan basa tepat habis bereaksi dengan disertai perubahan warna indikatornya. Titik akhir titrasi adalah saat terjadinya perubahan warna indicator.

Titrasi Asam Basa

Titrasi asam basa adalah penambahan suatu asam ke basa dengan penambahan volume atau molaritas zat yang belum diketahui. Prinsip yang dipakai :

–          Jika reaksinya diketahui,maka  :

Mol asam sebanding dengan mol basa

–          Jika tanpa reaksi                         ;

nA . VA . MA = nB . VB . MB

A= Asam , B= Basa

Pada saat mol asam sebanding dengan mol basa dikenal dengan nama titik  EKUIVALEN.

ALAT :

  • Buret
  • Batang statif
  • Corong
  • Gelas erlenmeyer
  • Gelas kimia
  • Silinder ukur
  • Pipet tetes
  • Indikator universal

BAHAN :

  • Larutan CH3COOH
  • Indikator PP
  • Larutan NAOH
  • Aquades

– Baca Lagi Lah!!!->

Laporan Tetap Praktikum Kimia

0

ASAM DAN BASA

TUJUAN PERCOBAAN :

  1. Mengidentifikasi larutan Asam dan Basa dengan indikator kimia (kertas lakmus, indikator PP, dan MR)
  2. Mengetahui pH larutan Asam dan Basa dengan indikator universal.

DASAR TEORI :

Menurut Arrhenius, asam adalah zat yang melarut dan mengion dalam air. Menghasilkan proton (H+) dan basa adalah zat yang melarut dan mengion dalam air menghasilkan ion hidroksida (OH).

Menurut Bronsted dan Lowry, asam adalah zat yang menghasilkan dan mendonorkan proton (H+) pada zat lain dan basa adalah  zat yang dapat menerima proton (H+) dari zat lain.

Lewis juga mengusulkan teori asam basa baru. Lewis yang juga mengusulkan teori oktet, memikirkan bahwa teori asam basa sebagai masalah dasar yang harus diselesaikan berlandaskan teori struktur atom, bukan berdasarkan hasil percobaan. Menurut Lewis, asam adalah zat yang dapat menerima pasangan elektron dan basa adalah zat yang dapat mendonorkan pasangan elektron.

Sifat-sifat asam antara lain : korosif, yaitu dapat merusak logam dan marmer, mempunyai rasa asam, dapat memerahkan kertas lakmus biru, dapat menetralkan larutan basa, dengan pH < 7. Sedangkan sifat-sifat basa adalah bersifat kaustik yaitu dapat merusak kulit, memiliki rasa pahit dan licin, dapat membirukan kertas lakmus merah, dapat menetralkan larutan asam, dengan pH > 7.

-Baca Lanjutannya:)->

Laporan Tetap, Reaksi Endoterm daan Eksoterm

0

REAKSI EKSOTERM DAN ENDOTERM

 

Tujuan Percobaan:

  1. Untuk mengetahui jenis Reaksi Endoterm dan Reaksi Eksoterm
  2. Untuk membedakan Reaksi Endoterm dan Reaksi Eksoterm

Alat:

  • Beker glas
  • Pipet tetes
  • Bunsen
  • Spatula
  • Tabung reaksi
  • Penjepit kayu
  • Korek api

Bahan:

  • Asama Klorida (HCl)
  • Pita Magnesium (Mg)
  • Barium Hidroksida (Ba(OH)2).
  • Kristal Amonium Klorida (NH4Cl)
  • Belerang (Sulfur)
  • Kalsium karbonat (CaCo3)

-continue:)->

InuYasha

0

InuYasha (bahasa Jepang: 犬夜叉 inu “anjing” dan yasha “siluman”) merupakan manga dan anime karya Rumiko Takahashi yang juga mangaka Urusei Yatsura, Maison Ikkoku, dan Ranma ½.
Judul lengkap dari komik InuYasha ini ialah Sengoku o-togi zōshi InuYasha (戦国お伽草子ー犬夜叉)
InuYasha memiliki genre shōnen aksi petualangan romantis komedi dengan unsur horor dan komedi.
Menceritakan pertualangan InuYasha dan teman-temannya mencari Shikon No Tama dan usaha InuYasha dan Sesshoumaru mengalahkan Naraku.
Sinopsis
Cerita berawal di Tokyo, Jepang, seorang gadis SMU bernama Higurashi Kagome. Dia sedang mencari kucingnya Buyo yang jatuh ke sumur, karena adiknya takut untuk masuk. Pada saat Kagome sampai di sumur tersebut, siluman kelabang atau Mukade Joro muncul dari dalam Hone-kui no Ido atau Sumur pemakan tulang dan menyerangnya. Siluman tersebut menyerang Kagome yang ternyata memiliki Bola Empat Arwah (四魂の玉 Shikon no Tama), dan berkeinginan untuk merebutnya. Kagome kemudian diseret ke dalam masa Sengoku atau Sengoku Jidai. Kagome yang bingung dengan keadaan sekitar yang berubah menjadi hutan, berusaha untuk mencari jalan keluar dan melihat pohon keramat atau Goshinboku, di sana Kagome melihat seorang anak laki-laki berambut perak dan memiliki kuping tidka lazimnya manusia. Kagome yang penasaran lalu mendekati laki-laki tersebut dan memegang kupingnya yang aneh, tiba-tiba ia di serang oleh penduduk desa yang mengira Kagome adalah jelmaan siluman rubah. Kagome kemudian bertemu dengan seorang Miko (biarawati Shinto) tua yang bernama Kaede, dan menyadari bahwa Kagome adalah reinkarnasi dari Kikyo, kakak perempuan Kaede (dan juga biarawati berilmu tinggi) yang telah meninggal dunia dan jasadnya dibakar bersama Shikon no Tama. Kaede menceritakan bagaimana 50 tahun yang lalu, seorang han’yō (setengah siluman) bernama InuYasha berusaha mencuri Shikon no Tama dari Kikyo. Dengan terluka parah, Kikyo berhasil melepaskan panah, untuk menyegel InuYasha dan membuat InuYasha tidur abadi- tidak bisa dicabut panahnya, kecuali oleh orang yang sekuat Kikyo sendiri. Lalu datanglah Kagome dari masa yang sekarang dan mencabut segel InuYasha yang tertidur, karena siluman Mukade Joro muncul kembali. InuYasha yang bangun kembali, bersikap tidak bersahabat dengan kagome yang mirip dengan Kikyo. Pada suatu hari muncullah sekelompok orang jahat yang mau merebut Shikon no Tama, dan ternyata pemimpin mereka sudah mati dan dirasuki oleh siluman gagak atau Shibugarasu. Karena ingin mengalihkan perhatian Shibugarasu, maka Kagome melempar Shikon no Tama keluar dan akhirnya di telan oleh Shibugarasu sehingga menjadi lebih kuat dan menyerang seorang anak kecil, InuYasha yang tidak sabaran, mengeluarkan jurusnya dan membuat Shibugarasu hancur serta anak kecil itu jatuh ke sungai. Kagome yang menyelamatkannya, lalu melihat Shibugarasu kembali ke wujud semula dengan bantuan Shikon no Tama, dan terdapat kaki Shibugarashu yang tertinggal pada baju anak tersebut, maka kagome melepaskan anak panahnya sambil mengikatkan kaki Shibugarasu ke panahnya, dan berhasillah shibugarasu di panah bersamaan dengan Shikon no Tama sehingga pecahlah Shikon no Tama tersebut sampai berkeping-keping dan terpencar keseluruh tempat. Lalu dimulailah petualangan InuYasha dan Kagome dalam mencari Bola Empat Arwah yang sudah menjadi pecahan. Satu-per satu kelompok InuYasha dan Kagome bertambah, dari Shippo, Miroku, dan yang terakhir Sango bersama Kirara sambil melawan musuh-musuh yang bermunculan.

nuYasha
• InuYasha (犬夜叉) ialah tokoh utama dalam cerita ini, seorang han’yō (setengan siluman) berasal dari ibu manusia dan ayah seorang siluman. Dengan asal mula dari siluman anjing, InuYasha memiliki pedang hebat yang diwariskan oleh ayahnya yang bernama Tetsusaiga / Tessaiga. Mencari Shikon no Tama (Permata Empat Jiwa) karena ingin menjadi siluman sejati. Mencintai Kikyo. Tapi seiring berjalanya waktu dia juga mulai mencintai Kagome yang merupakan reinkarnasi dari Kikyo. Inuyasha menyadari bahwa Kagome tidaklah sama dengan Kikyo.
Kagome Higurashi
• Kagome Higurashi (日暮かごめ, Higurashi Kagome) adalah tokoh utama dalam cerita ini. Seorang gadis SMP kelas 3 pada masa kini. Reinkarnasi dari Kikyo. Membawa Shikon no tama dalam tubuhnya yang menjadi incaran para siluman untuk memperkuat diri. Sifatnya berbeda dengan Kikyou namun tetap memperhatikan InuYasha sampai ia menyadari perasaannya sendiri terhadap InuYasha dan selalu cemburu apabila InuYasha bertemu dengan Kikyo. Wajah Kagome dan Kikyo hampir sama tapi di bedakan dengan cara berpakainya dan watak. Kagome dalam anime InuYasha selalu memakai rok mini dari awal dan akhir cerita berbeda dengan Kikyo yang tidak memakai pakaian seperti Kagome.
Miroku
• Miroku (弥勒) merupakan seorang pendeta Buddha (Hoshi) yang terkena kutukan Lubang Angin (Kazanna) oleh Naraku. Pendeta mesum yang mulai tertarik dengan Sango, dan berjanji bila kutukan lubang anginnya telah hilang, ia akan menikahi Sango.
Sango
• Sango (珊瑚) adalah salah satu anggota keluarga dari Taijya yang ahli dalam membasmi siluman. Keluarganya dibunuh oleh Naraku saat dipanggil untuk membasmi siluman di sebuah istana, sekarang ia sedang berusaha untuk mencari dan menyelamatkan adiknya dari genggaman Naraku.Sering dibuat marah Miroku yang gatel melihat wanita cantik dengan rayuannya- “Maukah Kau Melahirkan Anakku?”. Sango adalah satu-satunya wanita yang tidak pernah diminta untuk melahirkan anak oleh Miroku, walaupun akhirnya dialah yang melahirkan anak-anak Miroku.
Shippo
• Shippo (七宝, Shippō) merupakan siluman rubah kecil yang orang tuanya dibunuh oleh siluman petir Hiten dan Manten. Membantu dalam petualangan InuYasha. Selalu bertengkar dengan InuYasha, sifat keduanya sama kekanak-kanakan.
Kikyo
• Kikyo (桔梗, Kikyō) adalah seorang miko yang memiliki kekuatan spiritual yang tinggi, senjata andalannya adalah busur dan panah. Dia dan seorang setengah siluman bernama InuYasha saling jatuh cinta, namun mereka diadu domba oleh Naraku, saat itu Naraku berubah wujud menjadi Inuyasha dan menyerang Kikyo hingga mengakhiatkan luka fatal, setelah itu Naraku berubah wujud menjadi Kikyo dan mencoba untuk membunuh InuYasha dengan wujud itu, karena merasa Kikyo telah mengkhianatinya, Inuyasha akhirnya mencuri Shikon no Tama yang dijaga oleh Kikyo. Lalu dengan kekuatan terakhirnya, akhirnya Kikyo menyegel Inuyasha di pohon waktu, lalu Kikyo meninggal akhibat luka yang didapatnya dari Naraku yang berwujud InuYasha. 50 Tahun kemudian, dia dibangkitkan oleh Urasue, penyihir yang menginginkan kekuatan Kikyo, namun pada akhirnya ternyata Urasue di bunuh oleh Kikyo sendiri. Kikyo pun mengetahui bahwa segel yang digunakannya untuk menyegel Inuyasha telah terlepas Perasaannya terhadap InuYasha yang dulunya cinta berubah menjadi kebencian mendalam karena tipu muslihat dari Naraku terseut, namun perlahan-lahan Kikyo menyadari bahwa dirinya memang tidak bisa membenci InuYasha, Perlahan lahan dia mulai kembali mencintai Inuyasha, Inuyasha sendiri masi mencintainya meskipun sekarang dia mulai jatu cinta dengan reinkarnasi Kikyo sendiri, yaitu Kagome. Sejak saat itu, Kikyo selalu melakukan perjalanan sendirian meskipun sebenarnya dia bisa melakukan perjalanan bersama Inuyasha dan teman-temannya, Tapi Kikyo adalah tipe orang yang bergantung dengan kekuatannya sendiri. Kikyo adalah wanita yang tegar, dan terus berjuang sendiri meski nyawanya diincar kemabali oleh naraku.
Kikyo selalu melindungi dirinya sendiri, sementara Kagome selalu dilindungi oleh InuYasha, Memang ada sedikit perasaan tidak suka dalam diri Kikyo terhadap Kagome, karena Kagome sudah mengambil banyak hal dari hidupnya, terutama Inuyasha. Namun seiring lamanya waktu berjalan mereka mulai bersahabat. Di InuYasha Final Act Episode 8, Kikyo sudah mendekati ajalnya, hal ini membuat Inuyasha menangis dan merasa bahwa dirinya tak berguna karena tak bisa melindungi wanita yang pertama kali dan paling dicintainya, namun Kikyo tersenyum dan berkata kepada InuYasha bahwa karena Inuyasha telah datang untuknya di hari terakhir dalam hidupnya, Itu sudah cukup. Tangisan inuyasha terus mengalir sampai akhirnya dia mencium Kikyo untuk terakhir kalinya, tubuh wanita itu pun perlahan lenyap menjadi cahaya yang ditelan kegelapan malam, dan akhirnya jiwanya pun tenang untuk sementara, karna Kikyo akan di hidupkan kembali oleh yanikami dan setelah Kikyo hidup kembali dia akhirnya menjadikan kagome sebagai budaknya untuk selamanya
Sesshomaru
• Sesshomaru (殺生丸, Sesshōmaru) adalah abang dari InuYasha yang mewarisi pedang pedang milik ayahnya yang bernama Tenseiga, berupaya mengambil Tessaiga dari InuYasha, dan membunuhnya. Sifatnya irit bicara, dingin, dan menganggap rendah manusia, atau hanyo – termasuk InuYasha dan teman-temannya. Tapi, perlahan- lahan ia jadi berubah.sekarang ia mengakui keberadaan tenseiga pedang penyembuh dengan jurus baru, Meido Zangetsuha. Pada akhirnya, Sesshoumaru memperoleh pedang dari dirinya densiri, Bakusaiga.
Naraku
• Naraku (奈落) berasal dari manusia yang bernama Onigumo, pencuri yang mengalami luka bakar diseluruh tubuhnya, jatuh cinta pada Kikyo yang selalu merawatnya. Karena ia tidak dapat bergerak, maka ia mempersembahkan jiwanya pada siluman untuk mendapatkan tubuh yang bebas, sehingga lahirlah naraku. Dia menanamkan benih kebencian antara Kikyo dan InuYasha sehingga saling membunuh. Ciri khasnya: memiliki gambar laba-laba di punggung.
Jaken
• Jaken (邪見) adalah siluman kodok pengikut Sesshoumaru, sedikit bawel dan menyebalkan.
Rin
• Rin (りん) adalah gadis kecil yang diselamatkan Sesshomaru dari serangan siluman serigala.
Kohaku
• Kohaku (琥珀) adalah adik dari Sango. Karena pengaruh Naraku, ia membunuh ayah dan anggota pembasmi siluman lainnya, juga melukai sango lalu mati dibunuh oleh penjaga suruhan naraku, kemudian dihidupkan kembali dengan kekuatan Shikon no Tama. Ingatannya dihapus oleh naraku dan di jadikan boneka yang menuruti semua perintahnya tapi ingatannya akhirnya pulih kembali dan kohaku berniat membalas dendam pada naraku.
Kanna
• Kanna (神無) adalah anak pertama yang lahir dari Naraku. Hawa jahatnya tak bisa dirasakan karena dia hampa tapi akhir-akhir ini diceritakan kalau perasaannya mulai tumbuh. Senjatanya ialah cermin yang bisa menyerap roh dan membalikkan serangan musuh.
Kagura
• Kagura (神楽) adalah anak kedua yang dilahirkan Naraku. Dia sering membangkang perintah naraku karena menginginkan kebebasan, pada akhirnya dibunuh naraku. Senjatanya ialah kipas angin, dapat mengendalikan angin dan menahan sabetan Tessaiga.
Goshinki
• Goshinki (悟心鬼) adalah anak ketiga Naraku. Dapat membaca pikiran lawan dan dapat mematahkan pedang Tetsusaiga. Namun, Goshiki mati dibunuh oleh InuYasha yang berubah wujud menjadi siluman sejati (youkai) dan taringnya diambil oleh Sesshoumaru untuk dibuat menjadi pedang setan yang bernama Toukijin.
Shichinintai
• Sichinintai (atau digelar sebagai Pasukan Tujuh Anggota) (七人隊) terdiri dari 7 orang, yaitu: Bankotsu (蛮骨), Renkotsu (煉骨), Jakotsu (蛇骨), Suikotsu (睡骨), Ginkotsu (銀骨), Mukotsu (霧骨), dan Kyokotsu (凶骨). Mereka menjadi zombi karena dibangkitkan kembali oleh Naraku menggunakan pecahan Shikon no Tama. Masing-masing memiliki senjata yang hebat.

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/InuYasha_%28manga%29